Press "Enter" to skip to content

Spirulina untuk Bayi dan Otak

Spirulina untuk Bayi dan Otak

Spirulina adalah nama yang jauh lebih menarik untuk biomassa ganggang biru-hijau. Spirulina merupakan anti-oksidan alami dan sangat kuat, oleh sebab itu ia dapat melindungi otak dan tubuh.

Spirulina untuk Bayi dan Otak

Spirulina biasanya menjadi rumah bagi dua spesies alga: Arthrospira platensis dan Arthrospira maxima. Lalu kenapa kita harus memakannya? Spirulina adalah sumber antioksidan yang sangat kuat dan memiliki kandungan anti-inflamasi yang bermanfaat bagi kesehatan otak sepanjang umur.

Spirulina untuk Bayi dan Otak

Sebuah terbaru yang diterbitkan dalam jurnal “Nutritional Neuroscience 2018, 21:59” menyelidiki mengenai manfaat spirulina terhadap infeksi neonatal yang parah pada ibu menyusui. Infeksi dan peradangan otak yang parah dapat menyebabkan perubahan jangka panjang pada otak yang sedang berkembang karena stres oksidatif bahkan setelah infeksi awal tersebut ditangani oleh ahli kesehatan.

Diet kaya spirulina yang diberikan kepada ibu menyusui dapat mengurangi tingkat peradangan otak dan menyediakan antioksidan sebagai pertahanan untuk otak neonatal yang sedang berkembang.

Studi-studi ini menarik karena mereka dengan jelas menunjukkan bahwa penambahan bahan kimia nabati spesifik untuk diet ibu menyusui dapat menangkal mekanisme penyakit yang sedang berlangsung pada anak dengan mengurangi efek negatif yang berkepanjangan pada otak dan sistem antioksidan tubuh yang dihasilkan oleh peradangan sistemik neonatal.

Baca juga : Apakah Spirulina Aman Untuk Ibu Menyusui?

Manfaat Spirulina untuk Otak Terkait Usia

Terkait dengan usia, peradangan otak yang terkait dengan penuaan normal dapat disebabkan oleh banyak faktor, termasuk obesitas, pola makan yang buruk, trauma/kecelakaan otak, diabetes, atau protein mutan. Paparan neuron jangka panjang terhadap peradangan dapat merusak fungsi kognitif normal otak dan mencegah otak menyimpan ingatan baru.

Selain itu, beberapa neuron sangat rentan terhadap konsekuensi dari peradangan otak dan stres oksidatif. Salah satu kelompok neuron yang paling rentan menghasilkan neurotransmitter dopamin. Kematian neuron dopamin ini terkait dengan penyakit Parkinson.

Dengan demikian, ada banyak minat dalam menemukan cara untuk secara efektif mengurangi peradangan otak untuk mencegah atau memperlambat timbulnya gejala penyakit Parkinson.

Penelitian Spirulina Terhadap Parkinson

Sebuah studi baru-baru ini meneliti efek menguntungkan dari diet yang diperkaya Spirulina pada hewan dengan penyakit parkinson. Hasilnya menunjukkan bahwa suplementasi Spirulina terbukti dapat mencegah kematian neuron dopamin.

Mengingat berbagai masalah kesehatan yang disebabkan oleh obesitas yang dituding sebagai penyebab peradangan, penelitian baru-baru ini yang diterbitkan dalam jurnal “Eur Rev Med Pharmacol Sci, 201, 21: 2473″ meneliti kemungkinan tindakan perlindungan Spirulina pada manusia berbadan gemuk. Lima puluh subjek menerima dua gram Spirulina atau plasebo setiap hari, selama tiga bulan.

Hasilnya, suplementasi spirulina secara signifikan dapat menurunkan kolesterol lipoprotein densitas rendah dan konsentrasi interleukin-6 (protein pro-inflamasi) dan meningkatkan status antioksidan total dibandingkan dengan individu yang diobati dengan plasebo. Studi intervensi dengan anti-oksidan alami dan anti-inflamasi melalui diet menjadi alternatif yang menarik untuk terapi standar.

Ternyata manfaat Spirulina untuk Bayi dan Otak sangat luar biasa, tidak ada salahnya jika saat ini Anda mencoba sulpemen ini. Terimakasih, semoga informasi ini membantu Anda.

Sumber : www.psychologytoday.com

www.spirulinakapsul.web.id | Spirulina untuk Bayi dan Otak

Be First to Comment

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Tanyakan Apa Saja Kepada Kami..