Press "Enter" to skip to content

Perbedaan Miom dan Kista Ovarium

Perbedaan Miom dan Kista Ovarium – Banyak yang menganggap bahwa miom dan kista ovarium sama, namun sebenarnya kedua kondisi ini berbeda. Mengetahui apa saja perbedaan keduanya dapat membantu Anda mengenali setiap gejala dan juga menghindari risiko yang tidak diinginkan, Anda juga bisa mengatasinya lebih dini dengan kesempatan sembuh yang lebih besar.

Perbedaan Miom dan Kista Ovarium

Hal yang paling mudah untuk mengetahui perbedaan miom dan kista adalah dari bentuk dan letaknya. Kita bahas satu-satu.

Miom adalah pertumbuhan sel abnormal yang termasuk dalam kategori tumor jinak / nonkanker. Miom sendiri umumnya tumbuh dibagian otot dinding rahim.

Kista adalah sebuah kantung berisi cairan yang tumbuh dan berkembang pada ovarium atau indung telur. Kista ini bisa tumbuh pada indung telur di bagian kiri, kanan atau bahkan keduanya.

Perbedaan Miom dan Kista Ovarium

Selain melalui tata letak dan juga bentuknya, kita bisa mengetahui perbedaan miom dan kista ovarium ini dari berbagai aspek lain, termasuk penyebab, gejala bentuk dan isinya.

Cara Membedakan Miom dan Kista Ovarium Melalui Penyebabnya

Yang pertama mari kita lihat perbedaan penyebab antara miom dan juga kista ovarium.

1. Miom

Secara umum ada beberapa faktor yang menjadi penyebab miom, termasuk genetik, hormon dan juga usia menstruasi.

Genetik : Miom dapat disebabkan oleh faktor genetik. Jika nenek, ibu, saudara kandung atau salah satu dari keluarga Anda pernah mengalami atau bahkan memiliki miom, maka Anda memiliki risiko yang sama terhadap miom.

Hormon : Ketidakseimbangan atau adanya masalah pada hormon estrogen dan progesteron yang diproduksi didalam ovarium ini dapat menjadi salah satu pemicu atas pertumbuhan miom.

Usia haid / menstruasi pertama : Wanita yang mengalami haid pertama pada usia kurang dari 10 tahun memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami miom. Keterangan ini telah dikemukakan oleh berbagai penelitian.

2. Kista

Selanjutnya yaitu kista ovarium. Jika miom tumbuh karena penyebab diatas lain halnya dengan kista. Kista ini tumbuh secara alami, terutama pada wanita yang sedang haid atau pada masa ia sedang subur.

Kista ovarium terjadi ketika lubang keluarnya sel telur pada korpus luteum tersumbat, penumpukan cairan pun terjadi. Inilah yang menyebabkan korpus luteum berkembang menjadi kista.

Cara Membedakan Miom dan Kista Ovarium Melalui Gejalanya

Umumnya gejala yang dirasakan oleh pasien miom dan kista hampir tidak ada bedanya. Miom umumnya menimbulkan gejala seperti nyeri panggul entah itu saat berhubungan badan atau pun haid, darah haid lebih banyak dari batas normal, siklus haid tidak teratur, perut seakan penuh dan terkadang merasa ingin buang air kecil lebih sering.

Sedangkan pada kista, gejalanya mulai dirasakan ketika mulai membesar, gejala tersebut seperti kram perut atau sakit luar biasa saat haid, perut bagian bawah terasa amat menyakitkan, frekuensi buang air kecil dan BAB lebih sering.

Cara Membedakan Miom dan Kista Ovarium Dari Isinya

Miom berisi sel-sel jaringan otot yang terus tumbuh dan membesar, sedangkan kista hanya berupa cairan abnormal yang tumbuh pada indung telur. Keduanya dapat membesar dan tidak boleh dibiarkan, terutama miom. Pada berbagai kasus miom terkadang dapat berubah menjadi kanker ganas yang membahayakan yang mengancam organ reproduksi bahkan jiwa.

Cara Membedakan Miom dan Kista Ovarium dari Pengobatan atau Penanganannya

Kista relatif lebih tidak berbahaya dibandingkan dengan miom. Perumbuhkan kista umumnya terpisah dari jaringan normal dan lebih mudah ditangani. Terdapat dua jenis kista yaitu non-neoplastik dengan sifat yang jinak dan bisa hilang atau mengempis dengan sendirinya setelah 2-3 bulan, bisa lebih cepat ataupun lebih lama. Kemudian ada kista neoplastik, yaitu jenis kista yang penanganannya mengharuskan untuk diangkat melalui operasi pembedahan.

Bagaimana dengan miom? Mioma sangat mempengaruhi organ reproduksi dan juga kesuburan. Kondisi ini umumnya harus ditangani dengan pembedahan, bahkan dalam kasus parah pasien diharuskan untuk mengangkat rahim jika sudah mengancam nyawa pasien. Namun, jika miom masih kecil dan tidak mengancam, bisa ditangani dengan terapi hormon, pengobatan herbal atau juga melalui pembedahan.

Nah, setidaknya itulah Perbedaan Miom dan Kista Ovarium yang bisa Anda ketahui. Memang sedikit perbedaannya, sehingga tidak salah jika banyak orang yang menganggap sama.

Semoga informasi Perbedaan Miom dan Kista Ovarium ini bermanfaat untuk Anda. Terimakasih dan semoga sehat selalu.

Sumber : 

www.spirulinakapsul.web.id | Perbedaan Miom dan Kista Ovarium

Be First to Comment

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Tanyakan Apa Saja Kepada Kami..