Press "Enter" to skip to content

Kenaikan Berat Badan Saat Hamil

Penting! Ini dia Batas Kenaikan Berat Badan Saat Hamil – Kenaikan berat badan saat hamil merupakan hal yang biasa, namun Anda juga harus tetap mengontrol kenaikan berat badan tersebut. Hal ini karena kenaikan berat badan selama kehamilan akan berpengaruh pada kesehatan ibu dan juga bayi saat lahir.

Kenaikan Berat Badan Saat Hamil

Kelebihan berat badan saat hamil bisa meningkatkan risiko mengalami berbagai penyakit, terutama yang berhubungan dengan kehamilan itu sendiri. Berat badan ibu saat hamil dan juga berat badan bayi saat dilahirkan menunjukan status kesehatan bayi itu sendiri. Oleh sebab itu, bumil harus bisa menjaga berat badannya supaya tetap normal.

Kenaikan Berat Badan Saat Hamil Tidak Hanya Karena Bayi Yang Dikandung

Seperti yang saya katakan diatas bahwa kenaikan berat badan saat hamil merupakan hal yang umum. Namun hal itu bukan hanya karena faktor bayi yang di kandungnya.

Dari hasil beberapa studi diketahui bahwa kenaikan berat badan saat hamil dibagi menjadi beberapa bagian. Sebanyak 1/3 dari kenaikan berat badan tersebut untuk janin, plasenta dan cairan ketuban. Sisanya yaitu 2/3 untuk otot uterus (rahim), cairan ekstraseluler dan lemak sebagai persiapan untuk menyusui.

Intinya kenaikan berat badan pada ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan tubuh ibu dan janin itu sendiri, terutama untuk energi ibu dan janin serta kebutuhan saat menyusui.

Kenaikan Berat Badan Saat Hamil yang Ideal

Kenaikan berat badan saat hamil bukan jaminan memiliki bayi yang lahir dengan berat badan normal. Namun kenaikan berat badan saat hamil akan meningkatkan peluang untuk memiliki bayi yang lahir dengan berat badan kisaran normal.

Untuk ibu hamil yang memiliki berat badan dibawah kisaran normal atau underweight, mereka harus menaikkan berat badan lebih ekstra dibandingkan ibu yang memiliki berat badan normal. Sedangkan yang ibu yang memiliki berat badan hanya perlu sedikit menambah berat badan.

Berikut ini merupakan kenaikan berat badan yang disarankan selama kehamilan :

  • Ibu yang memiliki berat badan rendah (underweight) sebelum hamil dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) dibawah 18,5 kg/m2, maka disarankan untuk menambah berat badan sekitar 13-18 kg selama kehamilan.
  • Ibu hamil dengan berat badan normal sebelum hamil dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) antara 18,5-24,9 kg/m2, makan harus menambah berat badan 11,5-16 kg selama kehamilan.
  • Ibu hamil dengan berat badan berlebih (overweight) sebelum hamil dengan IMT antara 25-29,9 kg/m2, maka harus menambah berat badan sekitar 7-11,5 kg selama kehamilan.
  • Ibu obesitas sebelum hamil dengan IMT 30 kg/m2 atau lebih harus menaikkan badan sekitar 5-9 kg selama hamil.
  • Untuk ibu hamil dengan anak kembar harus menaikkan berat badan sekitar 11,5-24,5 kg selama kehamilan

Rumus untuk menghitung Indeks Massa Tubuh yaitu : berat badan (kg)/[tinggi badan (m)]2

Cara Menjaga atau mengontrol kenaikan berat badan saat hamil

Mengkonsumsi makanan sehat dengan gizi yang seimbang merupakan faktor penting saat hamil, karena dapat membantu menjaga kesehatan dan berat badan ibu hamil tetap terjaga. Adapun beberapa makanan yang direkomendasikan yaitu :

Makanan berkarbohidrat seperti nasi, kentang, roti dan juga sereal. Lebih baik lagi jika memilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah dan roti gandum yang kaya akan gizi.

Sayur dan buah-buahan yang bergizi, bersih dan masih fresh. Setidaknya Anda konsumsi 5 porsi dalam sehari.

Konsumsi makanan berprotein tinggi seperti daging, ikan dan telur serta makanan yang mengandung protein hewani lainnya. Anda juga bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung protein nabati seperti tahu, tempe dan kacang-kacangan.

Minum susu serta produk susu lain seperti yogurt dan keju. Dalam hal ini Anda harus memilih produk yang memiliki kandungan rendah lemak, khususnya bagi ibu hamil yang memiliki kelebihan berat badan.

Untuk lebih sehat, Anda harus membatasi konsumsi makanan dan minuman yang manis, apalagi menggunakan pemanis buatan. Kurangi juga penggunaan garam dalam masakan atau makanan Anda. Serta hindari makanan yang digoreng, supaya lebih sehat Anda bisa mengkonsumsi makanan yang direbus, di kukus atau dipanggang supaya lebih sehat.

Jangan lupa untuk tetap berolahraga. Cukup lakukan olahraga ringan seperti jalan santai dan berenang.

Sumber : hellosehat.com

www.spirulinakapsul.web.id | Kenaikan Berat Badan Saat Hamil

Be First to Comment

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *