Press "Enter" to skip to content

Cara Mengatasi Mulut Rahim Yang Robek

Cara Mengatasi Mulut Rahim Yang Robek

Bagi wanita yang sedang hamil (calon ibu), kesehatan dan keselamatan dia dan bayi pasti menjadi prioritas utama. Sayangnya, banyak kejadian yang bisa saja terjadi secara tak terduga selama proses persalinan yang bisa mengancam kesehatan serta keselamatan ibu dan bayi.

Cara Mengatasi Mulut Rahim Yang Robek

Meskipun segala sesuatunya sudah dipersiapkan dengan matang, seperti pemeriksaan kehamilan secara rutin, mengkonsumsi makanan sehat, berolahraga serta menjaga waktu istirahat. Namun tetap saja kita tidak bisa menghindari kejadian tak terduga selama persalinan.

Menurut kata para dokter

Menurut penjelasan dokter Royanto Darmaputra, SpOG dari Rumah Sakit St. Carolus, memang ada kasus mulut rahim yang rapuh atau tipis. Dalam kondisi ini, saat proses persalinan dan terdorong anak, pembuluh darah akan berisiko mengalami robekan.

Sebetulnya, robeknya mulut rahim (serviks) ini tak hanya disebabkan oleh mulut rahim yang rapuh. Kondisi ini juga bisa disebabkan karena bayi yang dilahirkan terlalu besar, cara mengejan yang terlalu kuat dan terburu-buru saat pembukaan belum lengkap. Saat pembuluh darah robek, maka perdarahan bisa terjadi.

“Kasus seperti ini tidak mudah di deteksi dari awal sebelum melahirkan, karena memang bisa terjadi begitu saja saat proses persalinan berjalan,” jelas dr. Royanto.

Menurut dr. Indra Anwar, SpOG, dari RS Bunda, Jakarta, pada kasus ringan, terlihatnya satu titik calon robekan. Tetapi pada kondisi yang sangat serius, robek uterus ini bisa menyebabkan pembuluh-pembuluh darah di dinding rahim ikut robek/putus, akibatnya terjadi perdarahan pada sang ibu.

Tipe Robekan Pada Mulut Rahim

Robekan yang paling ringan (tidak terlalu dalam) terjadi pada kulit perineum dan jaringan di sekitar mulut vagina atau lapisan terluar vagina tanpa melibatkan otot apapun. Robekan ini disebut juga dengan laserasi tingkat pertama (first-degree lacerations) dimana biasanya terlalu kecil sehingga tidak membutuhkan jahitan. Biasanya robekan tersebut sembuh dengan cepat dan hanya menyebabkan sedikit atau tidak sama sekali rasa sakit.

Laserasi tingkat kedua (second-degree lacerations) adalah robekan yang lebih dalam hingga menembus otot di bawah lapisan kulit. Robekan ini perlu dijahit setiap lapis demi lapisnya hingga tertutup sempurna. Hal ini akan membuat Bunda merasa tidak nyaman selama beberapa minggu sampai akhirnya sembuh. Benang untuk menjahit robekan akan larut sendiri selama masa penyembuhan.

Gejala Mulut Rahim Robek

Ada beberapa gejala yang umum dialami oleh mereka yang mengalami kondisi ini, diantaranya yaitu :

  • Nyeri yang sangat pada perut bawah saat kontraksi.
  • Kadang bisa terjadi perdarahan miss V.
  • Mengalami gejala syok, muntah, denyut nadi meningkat, tekanan darah menurun dan napas pendek (sesak).
  • Gerakan janin menjadi lebih kuat dan kemudian menurun.
  • Detak jantung janin mungkin melemah bahkan hilang.

Cara Mengatasi Mulut Rahim Yang Robek Dengan Efektif

Ketika ini terjadi, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya. Diantaranya yaitu:

1. Jangan bercinta

Ketika pasangan Anda mengalami kondisi ini, Anda tidak boleh bercinta dengannya. Tahanlah gairah dan hasrat bercinta Anda demi kesehatan pasangan tercinta. Bercinta akan memperparah luka karena terjadi gesekan ketika penertasi berlangsung. Bahkan, luka tersebut bisa semakin meluas dan memperparah keadaan.

2. Jangan menggaruk area miss V

Ketika mulut rahim robek, biasanya akan menyebabkan gejala gatal di area miss v. Ketika Anda mengalami gatal, tahanlah untuk tidak menggaruknya. Anda bisa mensiasatinya dengan membasuh miss menggunakan air dingin. Menggaruk miss V akan menyebabkan luka menjadi lebih parah dan terasa perih.

3. Jangan lakukan douching vagina

Douching adalah cara memberishkan miss v dengan menyemprotkan larutan khusus kedalamnya. Tujuannya memang untuk membersihkan miss v, dan itu bagus. Namun ketika Anda mengalami luka robek pada mulut rahin, Anda sebaiknya tidak melakukan cara ini. Hal ini karena dapat mengganggu keseimbangan bakteri alami yang ada pada miss V.

4. Jangan bersihkan miss v dengan sabun mandi

Hal ini jangan Anda lakukan. Jika tetap Anda lakukan, maka bakteri alami yang ada didalam miss v akan mati dan keseimbangan pH (derajat keasaman) di dalam miss V. Hal ini juga berlaku untuk penggunaan produk pembersih / pewangi miss V.

 

5.Periksa ke dokter

Jika Anda mengalami kondisi atau rasa sakit yang semakin parah, segeralah pergi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dokter akan memberikan informasi yang lebih aktual, memberikan pertolongan pertama yang benar dan juga memberikan perawatan atau pengobatan yang tepat.

Itulah Cara Mengatasi Mulut Rahim Yang Robek yang bisa Anda lakukan. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa membantu Anda. Terimakasih dan semoga sehat selalu :*

Sumber : hellosehat.com

Beranda | Cara Mengatasi Mulut Rahim Yang Robek

Be First to Comment

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *